7 Tips Menanam Kentang di Polibag

  1. Syarat tumbuh

Kentang dapat tumbuh dengan sempurna andai memenuhi sejumlah syarat, Bunda. Di antaranya ditanam di wilayah dataran tinggi selama 1600 sampai 3000 mdpl dengan curah hujan selama 1200-1500 mm/tahun, kelembapan udara selama 80 persen sampai 90 persen, serta bersuhu selama 14 derajat Celsius sampai 22 derajat Celsius.Kentang usahakan ditanam dalam tanah yang gembur dengan tidak banyak berpasir, dan pH nya selama 5 sampai 6,5. Jika tanah terlampau asam atau tidak cukup dari 5, maka kerjakan pengapuran. Sebalinya, andai pH tanah terlampau basa, maka kerjakan pemberian belerang sebelum mengerjakan penanaman untuk pembelian benih sayuran murah bisa kunjungi  jual benih sayur murah

2. Bibit

Pilihlah bibit dari umbi yang baik, tidak cacat, sudah mempunyai tunas selama 3 sampai 5, dengan tinggi selama 2 cm atau telah melewati proses penyimpanan sekitar 4 bulan.

3. Tempat tanam dan media tanam

Untuk menempatkan kentang, Bunda dapat menggunakan polibag berukuran selama 50 cm x 80 cm. Jumlahnya sejumlah kentang yang bakal ditanam. Sebelumnya, beri 3 atau 4 lubang di lokasi polibag guna sistem drainase.

Nah, selain memakai polibag tanam, Bunda juga dapat menggunakan karung ataupun pot. Sementara itu, guna media tanam Bunda mesti menyiapkan gabungan antara tanah humus dengan pupuk kompos.

4. Cara menanam

Setelah bibit, lokasi tanam, dan media tanam siap, maka tahapan selanjutnya ialah melakukan penanaman. Pertama masukan media tanam dalam polibag setinggi 20 cm sampai 30 cm. Kemudian tanam bibit kentang di kedalaman selama 7 cm dengan posisi tunas menghadap atas. Dalam satu polibag tanam, ditanami selama 3 atau 4 bibit kentang.

5. Cara merawat

Pertumbuhan bibit kentang telah mulai terlihat sesudah sekitar 10 hari sesudah tanam. Saat berumur satu bulan, media tanam dalam polibag mesti ditambah, Bunda. Tujuannya supaya umbi yang tumbuh tidak terpapar sinar matahari. Kalau terpapar, umbi kentang nanti dapat berubah warna jadi kehijauan dan beracun.

Lalu, kerjakan penyiraman rutin masing-masing hari atau dapat dilakukan cocok dengan situasi kelembapan media tanam dalam polibag. Jangan lupa pun untuk mengerjakan pemupukan dengan pupuk cair atau pupuk padat. Boleh merk apa saja yang urgen kandungan N dan P seimbang.

Untuk pupuk padat, pakai pupuk urea dan TSP dengan komparasi 1 : 1 dengan takaran 16 gram/tanaman atau selama 1 sdm/tanaman. Setelah pupuk padat diberikan, kerjakan penyiraman supaya pupuk cepat larut dan cepat diserap tanaman.

6. Cara panen

Saat berumur selama 10 minggu sampai 4 bulan sesudah penanaman, kentang yang ditanam dalam polibag sudah dapat dipanen. Sebaiknya, kerjakan pemanenan umbi kentang sesudah tanaman kentang mati. Tanaman mati ini dapat dilihat atau ditandai dengan daun dan ujung batang tumbuhan mengering. Jika daun dan ujung batang belum mengering, umbi kentang yang dipanen kualitasnya bakal rendah, kulitnya pun gampang lecet.

7. Tips menyimpan kentang hasil panen

Setelah memanen kentang dari dalam polibag, Bunda butuh tahu sejumlah hal tentang teknik menyimpan kentang yang benar. Setelah dibersihkan, tempatkan kentang yang sudah dipanen ke dalam wadah kertas dan simpan di lokasi yang tidak cukup disinari cahaya (gelap) dan sejuk.

Hindari menyimpan kentang hasil panen tadi di lokasi basah, tidak boleh juga menyimpan kentang di dalam kantong plastik yang minim sirkulasi udara. Ini akan mengakibatkan kentang berkeringat, dan kesudahannya cepat membusuk.

[elementor-template id="13543"] [elementor-template id="13402"]