Mengetahui Pengertian dan Fungsi APD Sesuai Kebutuhannya

 

jual helm proyek jakartaMaraknya wabah virus corona di Indonesia, menciptakan tenaga kesehatan di semua Indonesia kelemahan supply APD. Oleh sebab itu, kini tidak sedikit sekali warga, aktivis atau juga influencer yang menggalang dana untuk menolong memenuhi keperluan APD untuk para tenaga kesehatan. Namun, apakah sejatinya mereka tahu definisi dan faedah APD tersebut sendiri?

Pengertian dan Fungsi APD
Sejatinya, APD adalahsingkatan dari Alat Pelindung Diri. Di mana, APD dipakai untuk mengayomi diri dari sekian banyak macam bahaya. Fungsi yang dipunyai APD juga berbeda-beda cocok dengan jenisnya.

Pengertian APD
Sebelumnya anda sudah memahami sekilas pengertian APD. Sebenarnya, APD atau yang pun dikenal dengan Personal Protective Equipment adalahalat-alat yang dipakai untuk mengayomi keselamatan pekerja saat melakukan kegiatan yang berpotensi atau berisiko kemalangan atau bahaya.

Berdasarkan keterangan dari Permenaker nomor 8 tahun 2010, APD sendiri didefinisikan sebagai sebuah alat yang mempunyai keterampilan untuk mengayomi seseorang, untuk mengisolasi beberapa atau semua tubuh dari potensi bahaya di lokasi kerja.

Peraturan yang diserahkan Menteri Ketenagakerjaan itu adalahlandasan hukum serta panduan, guna kita mengetahui dan merealisasikan perlindungan dengan perangkat pelindung diri (APD).

Tidak melulu itu, memakai alat pelindung diri pun seharusnya dicocokkan dengan keperluan pekerjaan serta potensi bahaya dan risiko pekerjaan. Hal itu berguna supaya APD yang dipakai dapat efektif mengayomi diri pekerja.

Fungsi APD
Fungsi utama dari APD sendiri yakni untuk mengayomi para pekerja dari sekian banyak ancaman risiko dan bahaya saat bekerja. Namun, faedah APD sendiri sebetulnya berbeda-beda cocok dengan jenis APD tersebut sendiri.

Sebagai di antara syarat urgen dalam penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, maka Alat Pelindung Diri (APD) digolongkan ke dalam tiga jenis, yakni APD unsur kepala, APD unsur tubuh dan APD unsur anggota tubuh lainnya.

Pada permasalahan virus corona sendiri, APD sangat bermanfaat untuk mengayomi diri dan menangkal dari penularan virus corona.

Di mana, penularan virus sendiri dapat terjadi melewati droplet atau air liur pasien yang terinfeksi virus corona.

APD yang dipakai tenaga medis sendiri mempunyai nama hazmat suit. Hazmat yang adalahsingkatan dari “Hazardous Material” ini memang sengaja didesain untuk mengayomi pemakainya dari zat-zat atau juga bahan yang bakal membahayakan tubuh.

Jenis-jenis APD
Seperti yang sudah disebut-sebut sebelumnya, perangkat pelindung diri (APD) terbagi menjadi tiga bagian, yakni APD unsur kepala, APD unsur tubuh dan APD unsur tubuh lainnya. Tiga bagian itu selanjutnya akan dijabarkan secara menyeluruh di bawah ini.

APD Bagian Kepala
APD unsur kepala sejatinya terbagi menjadi enam jenis, diantaranya yaitu:

a. Topi Pelindung (Safety Helmet)
APD unsur kepala yang kesatu ialah topi pelindung. Topi yang seringkali berbentuk helmet ini dipakai untuk mengayomi kepala dari kejatuhan benda-benda asing maupun penyampaian bahaya dari aliran listrik.

Topi yang sering kali digunakan oleh petugas gudang atau teknisi mesin ini, usahakan dirancang cocok dengan ukuran kepala.

Hal tersebut bermanfaat tidak hanya supaya nyaman ketika dikenakan, namun juga supaya mampu mengayomi kepala pemakainya secara efektif.

Jika disaksikan menurut perlindungannya terhadap arus listrik, topi pelindung pada dasarnya terbagi menjadi tiga, yakni helmet tipe general, helmet tipe electrical dan helmet tipe conductive.

b. Kacamata Pelindung (Safety Glass)
APD unsur kepala yang selanjutnya ialah kacamata pelindung. Sesuai dengan namanya, kacamata ini bermanfaat untuk mengayomi mata dari debu, bahaya benda tajam, silaunya sinar matahari, sampai percikan bahan kimia.

Kacamata pelindung sendiri sejatinya terbagi menjadi dua, yakni kacamata biasa atau yang dinamakan dengan safety spectacle dan kacamata dengan format yang menempel terdapat muka atau safety goggles.

c. Penutup Telinga (Ears Muff)
Ketiga terdapat penutup telinga yang masuk ke dalam unsur APD unsur kepala. Penutup telinga sendiri bermanfaat sebagai pelindung telinga dari suara-suara berintensitas tinggi.

Terdiri dari Head Band dan Ear cup yang tercipta dari bantalan busa, Ears Muff ini dapat mengurangi intensitas suara sampai 20 – 30dB.

Tidak melulu itu, Ears Muff pun mampu mengayomi bagian luar telinga dengan bantal busa yang dimilikinya. Umumnya, penutup telinga ini digunakan Generator dan Teknisi Mesin.

d. Penyumbat Telinga (Ears Plug)
Penyumbat telinga menjadi di antara bagian dari APD unsur kepala. Memiliki faedah yang serupa dengan penutup telinga, tetapi Ears Plug melulu mampu meminimalisir intensitas suara sampai 10 – 15dB saja.

Biasanya, Ears Plugs dipakai oleh semua pekerja yang aktivitasnya berada di wilayah produksi dan tidak jarang mendengar suara mesin tinggi, salah satunya yaitu laksana Surface Mount Technology (SMT).

e. Respirator
Respirator bermanfaat sebagai pelindung perangkat pernapasan, laksana hidung dan mulut dari sekian banyak macam bahaya, laksana debu, partikel mist dan fume, uap, gas, bau bahan kimia atau juga alat solder.

APD yang satu ini pada umumnya dipakai oleh operator pengecatan, teknisi solder dan beda sebagainya.

f. Masker
Di antara anda pasti telah tidak asing lagi dengan masker. APD unsur kepala yang satu ini sejatinya tidak memiliki faedah yang bertolak belakang dengan respirator.

Sebab, masker bermanfaat untuk mengayomi hidung dan mulut selaku perangkat pernapasan supaya terhindar dari debu, gas, atau juga bahan kimia lainnya yang berbahaya.

Yang memisahkan masker dan respitori yakni terletak pada bahan yang digunakan. Pasalnya, masker seringkali dibuat memakai bahan kertas sekali gunakan atau juga kain yang dapat dicuci.

(Baca Juga: Asuransi yang Tepat Bagi Pekerja Medis di Kala Corona Merajarela)
APD Bagian Tubuh
Jenis perangkat pelindung diri yang berikutnya ialah APD unsur tubuh. APD yang satu ini terdiri dari lima jenis, yaitu:

a. Apron
Sebagai di antara alat pelindung diri, Apron bermanfaat untuk mengayomi diri dari suhu panas dan cipratan bahan-bahan kimia berbahaya.

Tidak melulu itu, apron juga seringkali digunakan guna proses persiapan buatan bahan-bahan kimia, diantaranya laksana perekat (adhesive), oli dan minyak.

b. Wearpack
Alat pelindung diri unsur tubuh yang kedua ialah wearpack. APD yang satu ini seringkali digunakan oleh pekerja tambang, bengkel, pemadam kebakaran dan kegiatan lainnya yang mempunyai risiko bahaya tinggi.

Bentuk dari wearpack tersebut sendiri seringkali menutupi unsur leher sampai mata kaki. Hal itu ditujukan untuk mengayomi seluruh unsur tubuh pemakai, supaya terhindar dari cipratan bensin, api, panas, minyak dan sebagainya.

c. Jas Hujan
Mungkin salah satu kamu melulu mengetahui manfaat jas hujan sebagai pelindung diri dari hujan. Namun nyatanya, faedah utama dari jas hujan yakni sebagai pelindung tubuh dari cipratan semua jenis air ketika bekerja.

Pada sejumlah merek tertentu, jas hujan barangkali di design tidak melulu mampu menyangga air, tetapi pun tahan bakal panas dan api. Salah satunya ialah jas hujan yang biasa dipakai oleh semua pemadam kebakaran.

d. Pelampung
Kata pelampung rasanya telah tidak asing di dengar di telinga. Sebagian orang barangkali akan berpikir, bila pelampung adalahalat yang dipakai para kesebelasan penyelamat di sisi empang renang atau juga pesisir pantai.

Namun faktanya, pelampung tersebut melulu lah satu dari sejumlah jenis pelampung yang bermanfaat sebagai APD. Pasalnya, terdapat empat jenis pelampung APD, yakni offshore life atau pelampung yang bermanfaat di perairan terbuka.

Kemudian terdapat jenis pelampung buoyancy control device, yang tingkat terapungnya dapat ditata sesuai keperluan dan keinginan, kemudian ada near shore vest yang dapat dipakai di perairan tenang.

Terakhir terdapat flotation aid yang adalahjenis pelampung sangat sering dan tidak sedikit digunakan orang, karena memiliki format yang paling nyaman dan dapat menunjang proses penyelamatan di situasi air tenang.

e. Rompi Pengaman
Jenis APD unsur tubuh yang terakhir ialah rompi pengaman. Berbeda dari rompi biasanya, rompo ini dapat menimbulkan cahaya supaya para pekerja lapangan bisa terlihat saat bekerja di malam hari.

Kemampuan munculnya cahaya tersebut, diakibatkan oleh pemakaian bahan polyester pada rompi yang memang didesain khusus menggunakan tambahan reflector.

APD Bagian Tubuh Lainnya
Jenis APD yang terakhir ialah APD unsur tubuh lainnya. Di mana, APD ini terbagi menjadi tiga jenis, yakni sebagai berikut.

a. Sarung Tangan (Hand Gloves)
Sarung tangan memiliki faedah dan peran yang paling penting untuk para pekerja, yang pekerjaannya bersangkutan dengan proses pemanasan, benda tajam, maupun larutan kimia.

Bagi mereka, sarung tangan wajib dipakai secara intensif, supaya tangan terlindungi dari sejumlah risiko riskan yang barangkali saja terjadi.

Sejatinya, masing-masing perusahaan mempunyai aturan dan jenis sarung tangan apa yang mesti dipakai para pegawainya.

Sebab, sarung tangan terdiri dari empat jenis, diantaranya yakni sarung tangan dengan bahan dasar katun atau cotton gloves, lantas sarung tangan kulit atau leather gloves, sarung tangan karet atau rubber gloves, dan sarung tangan yang memang didesain khusus guna pekerja yang bekerja di wilayah dengan aliran listrik.

b. Sabuk Pengaman (Safety Belt)
Jenis APD kedua guna bagian tubuh lainnya yakni sabuk pengaman. Biasanya, APD yang satu ini dipakai oleh pekerja yang bekerja di atas ketinggian.

Sabuk pengaman ini akan mengayomi mu dari risiko jatuh dari ketinggian, dengan teknik mengikatkan tali di unsur pinggang mu.

b. Sepatu Pelindung (Safety Shoes)
Jenis APD yang terakhir ialah sepatu pelindung. Sepatu yang memiliki format seperti sepatu boots ini umumnya dipakai untuk mengayomi kaki mu dari risiko terpapar cairan kimia, benturan benda berat, tusukan benda tajam dan sebagainya.

Kamu dapat membuat sepatu pelindung memakai material yang cocok dengan kebutuhan. Kamu dapat menggunakan material yang tahan panas, tahan terhadap bahan kimia, listrik atau juga tahan selip.

Nah, sejumlah pengertian dan faedah APD beserta jenis-jenisnya sudah anda ketahui di atas. Untuk dapat mendapatkan sejumlah jenis APD tersebut, kamu dapat membelinya secara online di e-commerce atau juga toko-toko kesehatan.

Terlebih, anda juga dapat menggunakan kartu kredit sebagai cara pembayarannya. Kamu tidak butuh khawatir andai belum mempunyai kartu kredit.

 

Leave a Comment

[elementor-template id="13543"] [elementor-template id="13402"]